Bandiklat Musi
Rawas, 21 – 23 Juni 2019 Kota Lubuk Linggau
Kesatuan
Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Se-SUMSEL-BABEL gelar Saresehan Bidang
Pembinaan Kader (BPK) yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah KAMMI Sumatera
Selatan yang diselenggarakan di Bandiklat Musi Rawas kota Lubuklinggau (21-23/6),
dengan Tema “Mari Bersama Menjaga Nafas
Gerakan KAMMI”.
Saresehan
ini di selenggarakan oleh Pengurus Wilayah KAMMI Sumsel Bidang Pembinaan Kader
(BPK) periode kepengurusan 2018-2020, yang di ikuti oleh empat Pengurus Daerah,
Pengurus Daerah Silampari 20 orang, Pengurus Daerah Palembang 15 orang,
Pengurus Daerah OKU Raya 19 orang dan Pengurus Daerah Ogan 17 orang, yang di
hadiri 10 Komisariat dari 14 Komisariat
se-Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, namun hanya saja Pengruus Daerah
Bangka Belitung yang belum bisa hadir dalam kegiatan tersebut. Kepesertaan
dalam agenda ini adalah perwakilan setiap Daerah dan Komisariat yang telah di
rekomendasikan.
Berlangsungnya
agenda saresehan dimulai sejak tanggal 21 Juni 2019 dengan di awali pembukaan
sejak pukul 15.00 WIB, di lanjutkan dengan kegiatan sejak pukul 20.00 WIB hinga
23 Juni 2019 dengan tuan rumah penyelenggara Pengurus Daerah KAMMI Silampari. Diharapkan
dengan dilaksanakannya agenda saresehan KAMMI Se-SUMSEL-Babel adalah untuk
kembali menghidupkan semangat perbaikan dan membangun sebuah manifesto gerakan
KAMMI.
Sebagaimana
yang di tuturkan oleh ketua umum Pengurus Daerah KAMMI Silampari periode
2018-2021 mengungkapkan, “Alhamdulillah
kegiatan saresehan BPK Pengurus Wilayah KAMMI Sumsel-Babel berjalan dengan
lancar, suatu kebanggan KAMMI Silampari dipercaya menjadi tuan rumah, saresehan
ini dihadiri oleh beberapa kader perwakilan PD Se-Sumsel-Babel. Kami berharap
dengan pertemuan ini semua kader berpartisipasi memberikan gagasan
gagasan-gagasan terbaiknya demi kemajuan KAMMI Kedepan, juga mampu menyamakan
suhu terkait pelaksanaan pengkaderan di daerah maupun komisariat. Kita berharap
program ini terus berjalan dan outputnya terevaluasi dengan baik,’Regy
Yasika, SE. Pungkasnya.
Berkenaan
dengan itu selaras dengan apa yang di sampaikan oleh ketua BPK PW KAMMI
Sumsel-Babel “Menjelang penerimaan
mahasiswa baru, seluruh Pengurus Daerah dan Pengurus Komisariat untuk satu
frame dalam proses dan alur perekrutan dengan tidak mengesampingkan kondisi
masing-masing Daerah.
Sama-sama fokus dalam
menjaga agar kualitas proses kaderisasi di Sumatera Selatan tetap terjaga
dengan baik, tetap semangat dalam mnjalankan roda kaderisasi agar nafas gerakan
KAMMI di Sumsel tetap hidup. Jangan sampi ditangan generasi sekarang proses
pengkaderan KAMMI Mengalami degradasi (Imam Syafe’I, S.Pd.I.
(Ketua BPK PW Sumsel-Babel periode 2018-2020)”
Saresehan
juga bukan hanya sekedar membangun sebuah manifesto gerakan pola kaderisasi
namun juga sebagai bentuk “Momentum menjalin
silaturahim BPK KAMMI Se-Sumsel-Babel dan sebagai sarana mempererat ukhuwah
islamiyah kader KAMMI Sumsel-Babel, dan harapannya dengan terlaksanannya
kegiatan ini dapat menghasilkan formulasi dalam menjaga nafas gerakan KAMMI
agar dapat berperan aktif dalam perannanya untuk kebermanfaatannya bagi
mahasiswa dan masyarakat.
Kebermanfaatan yang
dimaksud guna menghasilkan generasi intelektual yang mampu berperan dalam
menyelesaikan permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat secara nasional, Ujar
Riski Ferli, SH (Ketua Umum Pengurus Daerah Ogan 2017-2019).
Sebagaimana
di imbuhkan oleh Kepala Departemen Kaderisasi dan Pemandu PW Sumsel-Babel Periode
2018-2020 Esi Luthfiana, S.Pd, bahwa saresehan ini diharapkan dapat
menghadirkan yang pertama, penyamaan suhu
terkait pelaksanaan pengkaderan di Sumsel-Babel, kedua, Mengevaluasi kinerja
pelaksana pengkaderan di daerah maupun komisariat, ketiga, sebagai bentuk
ikhtiar BPK Pengurus Wilayah KAMMI Sumsel-Babel dalam menyiapkan regenerasi
untuk melanjutkan estafet gerakan sebelum dilaksanakan Musyawarah Wilayah akhir
tahun ini.
Provinsi
Sumatera Selatan dan Provinsi Bangka Belitung memiliki potensi besar, baik
secara Sumberdaya Manusia maupun
Sumberdaya Alam, sehingga membutuhkan generasi terbaik untuk menjaganya
agar kebermanfaatannya benar-benar dapat dirasakan oleh semua elemen masyarakat
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, oleh karena itu KAMMI Sumsel-Babel
memiliki hak dan tanggungjawab besar terhadap proses pembangunan kualitas SDM
yang ada.
Oleh
: Giyanto
Komentar
Posting Komentar